Sektor perikanan memang jadi unggulan kalau mata pencaharian & produk untuk konsumsi. Menurut Indonesia yakni negara maritim yang ada banyak ruang perairan. Untuk itu tidak sedikit pula lingkungan penyuluh perikanan yang bekerja sebagai kekuatan untuk mengemukakan sektor perikanan ini. Sama dengan memberikan penyuluhan kepada para pencari ikan, bagaimana jalan membudidayakan ikan dengan indah, bagaimana trik agar merintangi kesegaran ikan supaya tahan lama, agar pembawaan produk ragam juga tambah baik.
Satu diantara upaya di dalam hal ini adalah pembudidayaan ikan. Di dalam upayanya, diharapkan tentu bakal adanya suatu kualitas daripada produk kinerja pembudidayaan ikan yang indah dengan mengindahkan sejumlah taktik yang tidak cuma mendukung untuk produksi serta hasil rimba yang cantik, namun pun memperhatikan imbas terhadap komunitas. Hal ini seperti dengan memperhatikan diantaranya bagaimana untuk sanitasinya / penggunaan pakan untuk ikan apakah berbahan dasar kimia atau biologis.
Dalam penerapan budidaya perikanan yang indah perlu menghiraukan beberapa kacung agar gak hanya kinerja produksi yang nantinya untuk pangan berkualitas, juga untuk menjaga putaran agar uniform terawat. Beberapa hal guna syarat penghargaan harus diperhatikan. Pertama, tempat dimana teritori pembudidayaan. Kudu bisa diperkirakan dan diminimalisir resiko kerukunan dari bahan yang dimanfaatkan seperti kimia atau ilmu makhluk hidup. Kedua, sumber untuk persediaan air yang terbebas daripada polusi. Ketiga, tata letak serta desain kudu digunakan hanya untuk tempat perikanan dan hal yang mendukungnya. Keempat, kebersihan seluruh perlengkapan dan fasilitas pendukung yang pantas higienis.
Kelima, persiapan saluran pembudidayaan yang baik secara menggunakan bahan-bahan seperti membela biotik & pupuk yang hanya direkomendasikan. Keenam, Pengelolaan air dengan filterisasi yang baik dan disesuaikan beserta ikan apa yang akan dibudidayakan. Ketujuh, Penggunaan tampang yang sehat yang bersertifikat dan makanan yang dikelola dengan indah dan bersertifikat. Kedelapan, penggunaan obat ikan, bahan ilmu makhluk hidup, dan bahan-bahan kimia. Penggunaan air dan es yang kudu bersih dan higienis mulai pemasok yang disetujui. Kesembilan, pemanenan yang dilakukan dengan baik daripada mulai aparat dan penanganan saat panen dilakukan beserta cermat serta higienis semoga menghindari penurunan kualitas.
Kesepuluh, penanganan perolehan yang mesti dilakukan pula dengan indah dengan menjalankan persyaratan dan aturan yang berlaku. Kesebelas, pengangkutan kinerja juga dilakukan dengan sekitar prosedur yang ditetapkan secara peralatan yang baik dan higienis. Kedua belas, dilakukannya pembuangan kotoran dengan cara higienis. Kemudian adanya tindakan perbaikan cocok masalah yang ditemukan beserta tepat serta terkendali. Pada sisi berbeda adanya pula pencatatan interior beberapa taktik sebagai rekaman.

Setelah tersebut hasil yang baik dapat didistribusikan untuk
pengolahan ikan menjadi produk pangan yang berkualitas kalau konsumsi masyarakat. Dengan demikian diharapkan sektor perikanan dengan semakin lulus ke pedoman yang lebih baik untuk menunjang perekonomian.